Kamis, 18 Agustus 2011

Moving on..

Kamis 18 Agustus 2011
04.01 PM

Alhamdulillah...Alhamdulillah..Alhamdulillah... Allah memang akan terus memberikan cobaan kepada ummatNya, untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan hanya kepadaNya. di setiap cobaan Allah selalu saja memberikan jalan keluar bagi kita untuk mampu menyelesaikan masalanya dan tegar menghadapi dunia. aku sangat yakin ini adalah Kekuatan Doa.. Allah tidak akan pernah meninggalkan ummatNya dalam kondisi apapun.

Ditemani murotal dari Syekh Ahmad bin Ali Al Ajarmy..aku menyelesaikan tulisanku hari ini, hari ini begitu lega, setelah beberapa hari aku seperti lupa memegang Al Qur'an , akhirnya aku biasakan kembali membaca kalam Allah, berzikir sebanyak-banyaknya padaNya, agar hati bersih dan tenang. di tambah di bulan Ramadhan ini aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang rabb berikan padaku. aku harus menjadi insan yang lebih baik setelah ini.

Aku ingin menjadi diriku yang dulu, yang tidak terlalu peduli pada hal yang berbau duniawi terutama masalah cinta antara lelaki dan perempuan. aku hanya akan berjalan di koridor Allah..kalaupun di beri pasangan aku ingin pasangan itu dari Allah yang tidak melalui proses pacaran, melainkan proses ta'aruf dalam islam. aku ingin agar marwahku sebagai perempuan muslim tetap terjaga..Ya Rabb ampuni hamba atas segala dosa yang sudah hamba lakukan, hamba khilaf...ah menarik nafas panjang sangat melegakan dan yang lebih melegakan Allah selalu saja ada disetiap ak membutuhkanNya, ini yang membuatku tidak takut melangkah ke depan.

Yah..saya sudah siap menjadi diri saya sendiri lagi, siap berpetualang lagi, bertemu orang-orang baru, assignment baru..tantangan baru..ah rasanya tidak sabar menanti hari itu tiba, perkenankanlah aku ya Rabb. perkenankan aku menjadi orang baru yang lebih optimis dan yakin akan hidupku.

Seharusnya aku berterima kasih kepada orang yang pernah dan sudah membuatku patah hati, karena sesungguhnya aku menjadi lebih kuat, menjadi termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, mempersiapkan diri untuk menyambut lelaki yang berhak dan siap menjadi imamku kelak. orang yang akan bersamaku menjadi mitra dalam mencari ridho Allah, menggapai surga Allah..aku yakin inshaAllah hari itu akan datang. tidak ada dendam dalam diri..karena mungkin memang beginilah cara Allah memperlihatkan kecemburuannya pada ummatNya yang kelihatannya melupakanNya..ya Rabb maafkan aku karena membuatmu cemburu dnegan duniaku..

Alhamdulillah...Alhamdulillah..Alhamdulillah ya Rabb
" Maka nikmat Allah yang manakah akan kau dustakan? (Ar rahman) "

Lhokseumawe
Aku..

Rabu, 17 Agustus 2011

Sakit itu..

4.12 am

Entah harus memulai dari mana untuk menguraikan rasa ini, rasa sakit yang aku rasakan ketika harus kembali menghadapi kenyataan. aku tidak pernah tahu ini apa? yang aku rasa aku sakit..ada sisi hati tepatnya di ulu hati yang terasa sakit dan sesak. seharusnya aku tidak sesakit ini, seharusnya aku tidak selebay ini.

Bersamamu kulayari waktu maka beninglah seluruh jiwa..arrghhh kalimat itu bermain sedari tadi di kepalaku, saat kita masih bercerita dan bercanda tentang hidup kita. adilkah ini untukku ? pantaskah aku mendapatkan ini semua? aku yang sudah memutuskan mengenal, bermain dan mendiami hatinya, maka aku juga yang harus menerima segala konsekuensi ini.

" Aku akan selalu mendoakanmu " katamu begitu padaku dan kau pun memintaku untuk mendoakan yang terbaik untukmu, selalu doaku selalu ada untukmu tanpa engkau memintapun aku akan tetep mendoakanmu. tak tahukah kau dalam setiap doaku sehabis sholat, aku mendoakanmu memohon pada Rabb untuk ketetapan hati ini, memohon di berikan kemudahan dan kejelasan akan perasaan ini, karena aku tidak mau berlama-lama dalam pusaran yang tak berkesudahan ini. Hatiku lelah dengan segala ketidak pastian akan perasaanku sendiri, aku ingin tenang, aku cuma ingin hidup bahagia dengan apa yang kupunya.

Ya Rabb.. kalau memang dia bukan untukku, jauhkanlah segala rasa ini dari hatiku..lenyapkanlah sakit ini gantilah dengan kebahagiaan. Engkau sang maha pembolak balik hati, cobaan apa ini ya Rabb.. hidupku terlalu singkat kalau hanya untuk menangisi kepedihan ini, kepedihan atas apa yang tidak aku miliki. aku tahu Rabb semua ini adalah skenariomu untuk ummatMu..aku tahu aku harus berjuang untuk ini.

4.30 AM

Mungkin aku harus sahur seperti saranmu, meskipun aku selalu menghindari makan sahur, karena minum saja sudah dapat berkah sahur..hehe 

ya sudahlah..